Jumat, 02 Agustus 2013

Pintar Segalanya? Siapa Bilang?

Pinter itu segalanya? siapa bilang?
Pinter itu udah menjamin kesuksesan di masa depan? siapa bilang?
Pinter itu harus selalu menguasai pelajaran akademik? siapa bilang?
Pinter itu udah menjamin dia itu orang baik? siapa bilang?
Pinter itu harus menguasai semua pelajaran? siapa bilang?

Begini....
yang harus diperjelas adalah pinter itu bukan segalanya. pinter itu belum menjamin kesuksesan di masa depan. pinter itu gak harus menguasai pelajaran akademik. pinter itu gak selalu menjamin dia adalah orang baik. dan pinter itu gak harus menguasai semua pelajaran.

Jadi, Pintar itu apa?
Hmmm, entah, gue juga belum bertemu dengan jawaban ini.
yang baru aja gue temuin dari kehidupan gue sendiri itu adalah pinter gak selalu menjamin dia adalah orang baik.
kadang, orang pinter dan orang baik itu jauh lebih mulia orang baik. kenapa?
karena orang pinter belum tentu orang baik, dan orang baik sudah pasti orang pintar:)
kalau misalkan ada orang pinter, tapi dia itu sombong, gak pernah mau dengerin guru dikelas karena dia ngerasa udah pinter akhirnya dia berisik di kelas, gak pernah mau ngajarin temennya, merasa udah cukup dengan ilmu yang dia dapat, terus karena dia merasa udah pintar dia merasa berhak untuk melakukan apapun yang dia mau yang ujung ujungnya dia mempunyai banyak masalah/kasus yang bikkin nama dia jelek di pendengaran setiap orang, merasa udah 'pasti' sukses karena kepintaran yang dia punya, dan merasa dia itu jauh lebih baik dibanding teman temannya.
nah kalo gitu gimana? orang pintar belum tentu orang baik. orang pintar itu bukan apa apa dibandingkan orang baik. orang pintar mudah dicari, tapi orang baik sangat susah dicari. jangan berusaha untuk menjadi orang pintar yang dapat menguasai semua pelajaran akademik (karena kalian pasti pintar dalam bidang kalian masing masing), berusahalah untuk menjadi orang baik. karena orang baik yang akan sebentar lagi punah di dunia ini, bukan orang pintar:)

Pintar menjamin kesuksesan dimasa depan?
jujur, gue setengah setuju sama setengah gak setuju.
setuju, karena menjadi pintar itu adalah awal yang bagus untuk kesuksesan. tapi, kalau misalkan kita gak mau usaha, cuman duduk aja karena merasa sudah pintar dan akan dicari banyak orang, ini yang salah. kalo gak usaha, gimana mau sukses?
gak setuju, karena berarti disini orang orang yang sekarang dianggap 'bodoh' sudah bakal gak sukses di masa depan. toh, kalo emang dia berusaha jauh lebih keras dibandingkan orang orang pintar, kenapa enggak bisa sukses? justru jadi orang bodoh ini bagus, karena kita slalu merasa belum cukup dengan ilmu yang kita dapat dan akan selalu bekerja keras untuk kesuksesan di masa depan.
"orang yang paling bijaksana adalah orang yang mengetahui bahwa dirinya tidak tahu" - Albert Enstein

Pintar itu harus menguasai pelajaran akademik?
Nah ini yang selalu diartikan setiap orang bahkan setiap guru sebagai arti dari 'orang pintar' yaitu menguasai pelajaran akademik.
"sebenarnya, apa yang salah menguasai satu bidang yang tidak berhubungan dengan angka?" - Let Go
orang pintar gak selalu menguasai pelajaran akademik. orang yang ahli di bidang non akademik juga bisa dibilang pintar. cuman ini sudah terlanjur salah pengertian buat semua orang indonesia, terutama guru guru. mereka lebih sering mengira, anak pintar itu menguasai pelajaran yang diajarkannya. dan apabila anak itu tidak menguasai, anak itu tidak mempunya julukan pintar, bahkan sebaliknya.
toh orang orang sukses itu rata rata menguasai nya non akademik kan?

itu sih menurut penglihatan gue ya, sorry kalo ada yang gak setuju. semoga bermanfaat:)

1 komentar: